Bacaan menjelang buka puasa atau sahur, terutama bagi anda yang sudah banyak
menyumbang dana ke PT Djarum (bagi yang perokok), atau menikmati upeti dari
PT Djarum (bagi para pejabat, plitikus, dan pemilik media). Sementara anda
dapat menikmati hari lebaran, para buruh PT Djarum menangisi nasibnya.
Jangan lupa bahwa pemilik PT Djarum adalah satu dari lima orang terkaya di
Indonesia.
Ribuan buruh PT Djarum Kudus mogok kerja
Kudus--Ribuan buruh rokok PT Djarum Kudus, yang ada di brak (tempat
produksi) satu di Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus, Sabtu (28/8),
melakukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes atas penggantian kepala
bagian di brak tersebut.
Ribuan buruh tersebut, seharusnya memulai aktivitas kerja sekitar pukul 06
00 WIB, tetapi hingga pukul
08.00 WIB belum juga masuk ke brak.
Menurut salah seorang buruh, Rukiyah, 47, aksi ini dipicu oleh rencana
mutasi Kepala Bagian Brak yang bernama Agus Widianto ke brak yang ada di
Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Padahal, kata dia, kepala bagian tersebut
cukup baik dan selalu memperjuangkan kepentingan para pekerjanya.
“Dia sering membela kepentingan para pekerja dari sikap arogan Kepala Region
yang bernama Iskak Cahyono karena sering membuat kebijakan secara
sewenang-wenang, sehingga membuat pekerja tertekan,” ujarnya.
Dampak dari kepemimpinan Iskak, katanya, penghasilan para pekerja menurun
secara bervariasi.
“Jika sebelumnya, saya bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 25.000 sehari,
dari jam kerja mulai pukul
06.00 WIB hingga pukul
13.00 WIB, kini turun
menjadi Rp 10.000 per hari,” ujarnya.
Pernyataan senada juga diungkapkan buruh lainnya, Suwarti, 34, mengaku,
khawatir penghasilannya akan semakin menurun setelah kepemimpinan Agus
diganti orang lain.
Sementara itu, Kepala Bagian Brak Megawon Agus Widianto mengaku, terkejut
dengan aksi unjuk rasa para pekerja. “Saya memang akan dimutasi ke Brak Tayu
mulai Senin (30/8) mendatang, setelah dipanggil pihak manajemen Jumat (27/8)
” ujarnya.
Rencana mutasi tersebut, katanya, tidak pernah diinformasikan kepada
siapapun.
Sejak jabatan Kepala Region dipegang Iskak, katanya, gejolak buruh memang
sudah terasa. “Tetapi, kami berulang kali berhasil meredamnya. Hari ini
mungkin puncaknya, meskipun saya sendiri tidak bisa menduga sebelumnya,”
ujarnya.
ant/rif
Posted by Arif Fajar on 28 Agustus 2010.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
@RoySayur
karena sayur begitu ngeRoy!!