JokPin

Naik Bus di Jakarta Sopirnya sepuluh.
Kernetnya sepuluh.
Kondekturnya sepuluh.
Pengawalnya sepuluh.
Perampoknya sepuluh.
Penumpangnya satu, kurus,
dari tadi tidur melulu;
kusut matanya, kerut keningnya
seperti gambar peta yang ruwet sekali.
Sampai di terminal, kondektur minta ongkos:
"Sialan, belum bayar sudah mati!"

[Pacar Senja hal.118]
@RoySayur
karena sayur begitu ngeRoy!!

Koper

Ini kurang besar. Aku akan bawa kolor, kutang dan kenangan tentang kamu.

Cukup, menurutku. Kenangan boleh kaujinjing dan simpan dalam kabin. Koper yang besar menandakan ia kurang perencanaan. Manusia yang berpergian tanpa membawa apa-apa itu manusia edan!

Kamu menyahut. Aku juga suka nyeletuk. Edan. Gila. Lalu kita bermesraan. Kamu membusungkan payudara hingga menempel pada dadaku. Kita berciuman. Lalu layu.

Koper ini terlalu besar. Aku pulang tanpa bawa oleh-oleh. Aku benci kamu. Untuk apa bawa tanda mata. Tak apa. Bawa saja tubuhmu kembali.

'''
Jakarta, 20:22:48, Wed, Sep 1, 2010 @RoySayur
karena sayur begitu ngeRoy!!

Puisi Joko Pinurbo

”Celana Ibu” (tahun 2004).

Maria sangat sedih menyaksikan anaknya/mati di kayu salib tanpa celana/dan hanya berbalutkan sobekan jubah yang berlumuran darah.

Ketika tiga hari kemudian Yesus bangkit/ dari mati, pagi-pagi sekali Maria datang/ ke kubur anaknya itu, membawakan celana/ yang dijahitnya sendiri dan meminta/ Yesus untuk mencobanya.”Paskah?” tanya Maria./ ”Pas sekali, Bu,” jawab Yesus gembira.
Mengenakan celana buatan ibunya,/Yesus naik ke surga


@RoySayur
karena sayur begitu ngeRoy!!

Padamu Jua

Karya: Amir Hamzah

Habis kikis
Segala cintaku hilang terbang
Pulang kembali aku padamu seperti dahulu

Kaulah kandil kemerlap pelita jendela di malam gelap
Melambai pulang perlahan
Sabar, setia selalu...

Satu kekasihku
Aku manusia
Rindu rasa, rindu rupa
Di mana engkau rupa tiada

Suara sayup
Hanya kata merangkai hati


Engkau cemburu
Engkau ganas
Mangsa aku dalam cakarmu
Bertukar tangkap dengan lepas..

Nanar aku, gila sasar
Sayang berulang padamu jua
Engkau pelik menarik ingin
Serupa dara di balik tirai..

Kasihmu sunyi
Menunggu seorang diri
Lalu waktu-bukan giliranku
Mati hari-bukan kawanku


Dinyanyikan : Neno Warisman
Digubah oleh: Mimilarasati

@RoySayur
karena sayur begitu ngeRoy!!

Kubakar Cintaku

Karya: Emha Ainun Najib

Kubakar cintaku
Dalam hening nafas-Mu
Perlahan lagu menyanyat
Nasibku yang penat


Kubakar cintaku
Dalam sampai sunyi-Mu
Agar lindap, agar tatap Dari hujung merapat


Rinduku terbang
Menembus penyap bayang
Rinduku burung malam
Menangkap cahaya: rahasia bintang-bintang


Kucabik mega
Kucabik suara-suara
Betapa berat Kau di sukma
Agar hati, agar sauh di pantai,
Sampai juga digetar ini..

Rinduku terbang
Menembus penyap bayang
Rinduku burung malam
Merangkup cahaya:
Rahasia bintang-bintang

Kucabik mega
Kucabik suara-suara
Betapa berat Kau di sukma

Agar hati, agar sauh di pantai
Sampai juga di getar ini..

[Puisi ini kemudian dinyanyikan oleh Neno Warisman dan digubah oleh Mimilarasati]

@RoySayur
karena sayur begitu ngeRoy!!

Bacaan Ringan

Bacaan menjelang buka puasa atau sahur, terutama bagi anda yang sudah banyak

menyumbang dana ke PT Djarum (bagi yang perokok), atau menikmati upeti dari

PT Djarum (bagi para pejabat, plitikus, dan pemilik media). Sementara anda

dapat menikmati hari lebaran, para buruh PT Djarum menangisi nasibnya.

Jangan lupa bahwa pemilik PT Djarum adalah satu dari lima orang terkaya di

Indonesia.

Ribuan buruh PT Djarum Kudus mogok kerja

Kudus--Ribuan buruh rokok PT Djarum Kudus, yang ada di brak (tempat

produksi) satu di Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus, Sabtu (28/8),

melakukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes atas penggantian kepala

bagian di brak tersebut.

Ribuan buruh tersebut, seharusnya memulai aktivitas kerja sekitar pukul 06

00 WIB, tetapi hingga pukul

08.00 WIB belum juga masuk ke brak.

Menurut salah seorang buruh, Rukiyah, 47, aksi ini dipicu oleh rencana

mutasi Kepala Bagian Brak yang bernama Agus Widianto ke brak yang ada di

Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Padahal, kata dia, kepala bagian tersebut

cukup baik dan selalu memperjuangkan kepentingan para pekerjanya.

“Dia sering membela kepentingan para pekerja dari sikap arogan Kepala Region

yang bernama Iskak Cahyono karena sering membuat kebijakan secara

sewenang-wenang, sehingga membuat pekerja tertekan,” ujarnya.

Dampak dari kepemimpinan Iskak, katanya, penghasilan para pekerja menurun

secara bervariasi.

“Jika sebelumnya, saya bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 25.000 sehari,

dari jam kerja mulai pukul

06.00 WIB hingga pukul

13.00 WIB, kini turun

menjadi Rp 10.000 per hari,” ujarnya.

Pernyataan senada juga diungkapkan buruh lainnya, Suwarti, 34, mengaku,

khawatir penghasilannya akan semakin menurun setelah kepemimpinan Agus

diganti orang lain.

Sementara itu, Kepala Bagian Brak Megawon Agus Widianto mengaku, terkejut

dengan aksi unjuk rasa para pekerja. “Saya memang akan dimutasi ke Brak Tayu

mulai Senin (30/8) mendatang, setelah dipanggil pihak manajemen Jumat (27/8)

” ujarnya.

Rencana mutasi tersebut, katanya, tidak pernah diinformasikan kepada

siapapun.

Sejak jabatan Kepala Region dipegang Iskak, katanya, gejolak buruh memang

sudah terasa. “Tetapi, kami berulang kali berhasil meredamnya. Hari ini

mungkin puncaknya, meskipun saya sendiri tidak bisa menduga sebelumnya,”

ujarnya.

ant/rif

Posted by Arif Fajar on 28 Agustus 2010.

Powered by Telkomsel BlackBerry®


@RoySayur
karena sayur begitu ngeRoy!!

Mama Lemon, Laurent, Gesang dan Arumi Bachsin.

Yang hangat di twitterville hari ini adalah: 1) kabar meninggalnya Mama Laurent, bukan Mama Lemon!
2) Kompas.com yang ceroboh menyatakan Gesang meninggal, padahal masih baik-baik saja.
3) Pemain sinetron belia, Arumi Bachsin yang kabur dari rumahnya.
4) Dan tidak saya tulis pada judul adalah pernikahan @inidisas. Dian Sastro. Uh!

RoySayur bagaimana? Ya gini2 aje!

@RoySayur
karena sayur begitu ngeRoy!!